3 Tipe Tarantula

Kita dapat mengklasifikasikan tarantula dengan berbagai cara, mulai dari tingkat bisa, warna, jenis jaring, harga, juga ukuran. Kali ini kita akan mengulas pengelompokan berdasarkan cara hidupnya yaitu tarantula burrower, arboreal, dan terestrial. 

Tarantula burower menghabiskan sebagian besar waktu hidupnya dalam lubang, utamanya membuat lubang dalam tanah. Konsekuensi memelihara jenis ini adalah keeper jarang melihat tarantula berada diluar lubang, umumnya jenis burrow hanya akan keluar saat menyergap mangsa, jikapun berada diluar ia akan segera masuk ke dalam lubang jika ada gangguan.

Tarantula arboreal hidup diatas pepohonan, jenis ini akan sangat jarang berada diatas tanah mereka akan memilih berada di dinding kandang atau di batang / kulit kayu yang disediakan. Keeper disarankan menambah batang kayu (berlubang lebih baik) dimana tarantula akan mulai menyusun jaringnya. Tipe arboreal dengan kaki panjangnya mampu bergerak dengan cepat, kelincahan inilah yang perlu diperhitungkan oleh keeper arboreal.

Tarantula terestrial menghabiskan banyak waktu berada diatas tanah, merupakan jenis yang akan banyak terlihat saat berusia remaja (juvenile) hingga dewasa. Just chilling doing nothing, sempurna bagi keeper yang ingin sering melihat tarantulanya.

Ketiga jenis ini memiliki daya tariknya tersendiri, tentunya pilihan kembali kepada masing – masing keeper.

Poechilotheria metallica, arboreal
Acanthoscurria geniculata, terestrial
Harpactira pulchripes, burrower

Artikel lainnya.